Home
Software farmasi merupakan software yang diciptakan untuk apotik atau distributor obat serta alat kesehatan. Software farmasi amat berkhasiat untuk perusahaan dalam menata administrasi sehingga transaksi bakal tertata lebih baik.

Sumbangsih Umat Islam dalam Ilmu Farmasi

Perkembangan ilmu botani serta kimia sudah mendukung umat Islam untuk mengembangkan farmasi. Pada masa itu, ilmuwan Muslim seperti Muhammad ibnu Zakariya al-Razi (865-915 M) alias Razes ikut serta memaksimalkan pengobatan dengan mengaplikasikan obat-obatan.

Selain itu, dokter dan ahli farmasi Islam lainnya Abu al-Qasim al-Zahrawi alias Abulcasis (936-1013 M) juga tercatat sebagai saintis pelopor dalam bidang distiliasi serta sublimasi. Cek info seputar software farmasi disini.

Tidak cuma itu, Sabur ibnu Sahl (wafat 869 M), juga tercatat sebagai dokter pertama yang memrakarsai pharmacopoedia. Dia sudah membeberkan berbagai macam obat-obatan untuk mengobati penyakit. Saintis Muslim lainnya yang turut menyangga tumbuhnya apotik di era Islam yakni al-Biruni (973-1050 M). Sang ilmuwan legendaris Islam itu telah menulis buku farmakologi yang sangat berharga berjudul Kitab al-Saydalah (Buku tentang obat-obatan).

Dalam kitabnya itu, al-Biruni menjelaskan secara terperinci pengetahuan mengenai perlengkapan untuk pembuatan oba-obatan, peran farmasi, fungsi serta tugas apoteker. Ia pun menerangkan seputar apotek. Ilmuwan Muslim lainnya, Ibnu Sina alias Avicenna juga menulis tak kurang dari 700 persiapan pembuatan obat, peralatannya, kegunaan dan khasiat obat-obatan tersebut.

Ilmuwan Muslim lainnya yang ikut menyangga berdiri serta berkembangnya apotik di dunia Islam yaitu al-Maridini serta Ibnu al-Wafid (1008-1074). Kedua karya ilmuwan Muslim itu sudah dicetak dalam bahasa Latin lebih dari 50 kali.

Berdasarkan Turner, para sarjana Islam di zaman kejayaan telah menyampaikan sederet obat herbal yang terbukti berkhasiat untuk kesehatan, seperti, adas manis, kayu manis, cengkeh, kamper, sulfur, serta merkuri sebagai faktor atau bahan racikan obat-obatan.

Sejak dulu, apotek yang dikelola apoteker yakni bagian yang tak terpisahkan dari institusi rumah sakit. Hal itu sama halnya dengan farmasi dan farmakologi yang juga yaitu komponen yang tidak terpisahkan dari ilmu kedokteran. Dunia farmasi profesional secara sah terpisah dari ilmu kedokteran di zaman kekuasaan Kekhalifahan Abbasiyah.
Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE

Pair of Vintage Old School Fru